Icon Price List Test Drive

Test Drive

Icon Price List Price List

Price List

Icon Price List Booking Service

Booking Service

Icon Price List Compare Cars

Compare Cars

Icon Price List Trade-In

Trade-In

Dua hal yang wajib Anda penuhi ketika berkendara adalah kondisi kendaraan yang baik serta fisik pengemudi yang prima. Kedua hal ini tidak bisa disepelekan, sebab keselamatan penumpang bergantung pada kondisi fisik dan psikis si pengemudi.

Apa sebab mengemudi mobil wajib dalam kondisi fit?       

Anda mesti tahu kapan waktu yang tepat untuk berhenti saat berkendara. Apalagi jika  berada di balik kemudi sudah terlalu lama. Sebab, bahaya mengemudi terlalu lelah bisa menimbulkan kecelakaan. 

Tanda Tubuh Tidak Fit untuk Mengemudi

Jika telah berkendara selama dua jam nonstop, Anda mesti beristirahat selama setengah jam untuk mengembalikan tenaga dan vitalitas. Usahakan untuk tidur selama 30 menit pada waktu istirahat kedua dan keempat.

Lalu, apa tanda-tanda lain yang mengharuskan Anda berhenti mengemudi?

1. Merasakan Efek Samping Obat atau Makanan Tertentu

Beberapa obat-obatan bisa memengaruhi kemampuan berkendara. Terutama obat yang bisa menyebabkan rasa kantuk, seperti obat flu. Bahkan, obat penahan mabuk kendaraan saja juga cukup berbahaya karena bisa menyebabkan Anda mengantuk.

2. Penglihatan Terganggu

Bahaya mengemudi terlalu lama juga bisa menyebabkan penglihatan Anda terganggu. Alasannya jelas, membuat mata lelah dan konsentrasi menurun. Ada pula beberapa penyakit yang bisa membuat penglihatan jadi bermasalah, misalnya glaukoma.

3. Kantuk yang Sangat Sulit Ditahan

Ini yang paling sering menjadi biang keladi kecelakaan lalu lintas. Menurut U.S. National Highway Traffic Safety Administration, setiap tahun hampir 100.000 kecelakaan lalu lintas dikaitkan dengan mengemudi dalam keadaan mengantuk. 

Kalau Anda merasa ngantuk, segeralah berhenti mengemudi untuk beristirahat sejenak. Berikut tanda-tanda mengantuk yang mesti Anda perhatikan:

  • Membayangkan hal lain atau seperti bermimpi di siang hari.
  • Mengemudikan mobil dengan tidak teratur.
  • Sering mengedipkan mata dalam jangka waktu lama.
  • Kepala terasa berat.
  • Susah menahan mata untuk terus melek dan tetap fokus.

Selain tanda-tanda tersebut, Anda juga mesti waspada jika tanda-tanda berikut dirasakan saat mengemudi:

  • Kesulitan menggerakkan kaki antara gas dan pedal rem atau mulai bingung di antara keduanya.
  • Pengemudi biasanya mulai melayang keluar dari jalur.
  • Sering membanting setir tanpa sadar.
  • Mengalami gangguan masalah penglihatan.
  • Kecemasan mengemudi di malam hari.
  • Keluhan masalah kecepatan atau perubahan arah mendadak dari pengemudi lainnya.

Wajib Istirahat Saat Perjalanan Panjang

Mengemudi terlalu lama pasti membuat pengemudi mengantuk dan kelelahan. Nah, kombinasi itulah yang membuat Anda lamban bereaksi di balik kemudi, sehingga bisa berakibat fatal.

Apabila menempuh perjalanan panjang, cobalah untuk istirahat setidaknya 30 menit setiap dua jam. Bukannya minuman berkafein atau penambah energi. Jadi begitu rasa lelah muncul, segera istirahat!

Kesimpulan

  • Wajib ketika berkendara adalah kondisi kendaraan yang baik serta fisik pengemudi yang prima. Kedua hal ini tidak bisa disepelekan, sebab keselamatan bergantung pada kondisi fisik dan psikis si pengemudi.
  • Jika telah berkendara selama dua jam nonstop, Anda mesti beristirahat selama setengah jam untuk mengembalikan tenaga dan vitalitas. Usahakan untuk tidur selama 30 menit pada waktu istirahat kedua dan keempat.
  • Segera tidur minimal 30 menit untuk membuat tubuh lebih segar saat terkena microsleep. Kalau ternyata serangan kantuk masih sangat kuat, lanjutkan tidur minimal 30 menit lagi. Jangan paksakan mengemudi karena kondisi tubuh akan lebih buruk ketimbang sebelumnya.

FAQ

1. Apa solusi paling mudah dalam mencegah microsleep?

Langkah yang tepat adalah menepi lalu istirahat tidur. Namun di tengah kepadatan arus lalu lintas, pastikan Anda berhenti di tempat aman seperti rest area, pom bensin, kantor polisi, tempat ibadah, minimarket atau area publik lainnya.

2. Bagaimana cara menjaga kondisi tubuh ketika mengemudi mobil?

Sempatkan olahraga sejenak sebelum berangkat di pagi hari. Ketika sudah melaju di jalan, relaksasi tubuh dengan gerakan ringan ketika berhenti di lampu merah atau berada di tengah kemacetan.

3. Selain fisik, apa lagi yang harus dikendalikan saat mengemudi mobil?

Emosi yang tinggi juga membuat tubuh lebih cepat membakar kalori sehingga cepat letih atau lemas. Oleh sebab itu, kendalikan emosi saat berkendara. Jangan mudah tersulut emosi dan tenang dalam menghadapi berbagai situasi.

Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo Kavling C2
Jababeka Cikarang,
Bekasi - Jawa Barat

Penjualan 021 89326000
Booking Service 021 89326999 021 89326888
[email protected]
Senin - Jumat
      08.00 - 17.00
      Sabtu & Minggu
      08.00 - 15.00

Konsultasi
Pembelian